Aliansi Masyarakat Bombana Tuntut Keberadaan PT. Jhonlin Dievaluasi

0
407
Aliansi Masyarakat Bombana Tuntut Keberadaan PT. Jhonlin Dievaluasi
Aliansi Masyarakat Bombana saat berunjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sultra, Senin. (Dendi/FB.Net)

KENDARI, SULTRA — Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Bombana menggelar aksi demonstrasi di Kantor Balai Badan Jalan Nasional Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Kantor DPRD Provinsi Sultra, Senin (29/06/2020). Mereka menuntut Keberadaan PT. Jhonlin di Kabupaten Bombana dievaluasi.

Pasalnya, jalan lintas penghubung antara Kota Kendari-Kabupaten Konawe Selatan- Kabupaten Bombana yang berada di area kawasan Taman Nasional Rawa Aopa Watu Mohai telah dirusak oleh PT. Jhonlin.

Dimana Angkutan PT. Jhonlin yang memuat bahan mentah gula telah melebihi kapasistas muatan sehingga merusak lintas jalan Naisonal Taman Rawa Aopa.

Akibat rusaknya Jalan Naisonal Rawa Aopa ini mengundang banyak problem, mulai dari keresahan masyarakat hingga ketentuan regulasi mengenai kendaraan umum dan perizinan pelintasan jalan nasional Sultra.

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi Aliansi Masyarakat Bombana, Muh. Arham dalam orasinya mengatakan aksi ini merupakan hal yang sangat urgen mengingat jalan Nasional Rawa Aopa kondisinya rusak parah dan telah menghambat akses sarana prasarana masyarakat dalam pengurusan.

“Pergerakan hari ini merupakan murni kecintaan kami kepada Bombana karena marwah dari hak masyarakat Bombana seakan diperkosa oleh PT. Jhonlin. Dan pihak PT. Jhonlin pun belum melakukan surat izin perlintasan di Jalan Naisonal di Balai Jalan Nasional Sulawesi Tenggara,” ungkapnya, Senin (29/06/2020).

“Kami tidak menolak investasi tapi investasi itu sesuai dengan aturan yang berlaku dan berdasarkan kepentingan rakyak,” tambahnya.

Usai menyampaikan orasinya, perwakilan demonstan diterima oleh Ketua Komisi III DPRD Sultra, Suwandi Andi.

Dalam pertemuan itu, Suwandi Andi mengatakan akan memanggil PT. Jhonlin melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Senin pekan depan.

Sebab banyak hal yang mesti dipertanyakan kepada PT. Jhonlin guna menyingkronkan data-data.

“Senin depan kita akan panggil pihak PT. Jhonlin. Dalam pertemuan tersebut kita akan undang Aliansi Masyarakat Bombana dan Balai Badan Jalan Nasional Sulawesi Tenggara,” tutupnya.(#)

Reporter: Dendi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here