15 ODP Kecamatan Marobo Isolasi Mandiri di Gedung yang Jauh dari Pemukiman Warga

0
1123
15 ODP Kecamatan Marobo Isolasi Mandiri di Gedung yang Jauh dari Pemukiman Warga
Tempat karantina bagi para ODP di Kecamatan Marobo. (Foto: Mi'rad/FB.Net)

MUNA, SULTRA – Status Orang Dalam Pemantauan (ODP) bagi para perantau yang pulang ke kampung halaman wajib isolasi mandiri. Di Kecamatan Marobo Kabupaten Muna, ada 15 ODP Covid-19 masuk karantina di salah satu gedung tidak terpakai dan jauh dari pemukiman warga Kecamatan Marobo.

Camat Marobo, La Tahili mengatakan, para ODP tersebut wajib menjalani karantina selama 14 hari.

“Pentingnya pemahaman masyarakat betapa berbahayanya virus ini jika tidak di tangani dengan cepat dan tepat,” katanya, Kamis (09/04/2020).

Diungkapkannya, para perantau ini tiba di Kota Baubau setelah turun dari kapal Lambelu pada Minggu 05 April 2020 dan keesokan harinya Senin 06 April 2020 mereka tiba di Kecamatan Marobo langsung masuk karantina.

“Kami pantau selama 14 hari terus menerus,” imbuhnya.

“Tidak henti-hentinya pemerintah Kecamatan Marobo menunjukkan sikap siap perang melawan pandemik ini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Marobo, La Age menyampaikan bahwa kenyamanan menjadi prioritas utama untuk para ODP. Untuk itu, kebutuhan pangan disediakan oleh pemerintah setempat dan tentunya dibantu oleh pihak keluarga.

“Kami siap melayani kebutuhan di bidang kesehatan bagi para ODP selama karantina berlangsung,” katanya.(*)

Kontributor: Mirad

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here